Selama November 2021, 30 Ribu Lebih Orang Naik Ratangga di Jakarta

1 Desember 2021, 00:12 WIB
PPKM Jakarta turun ke level 1, MRT menyesuaikan jadwal operasional dan aturan jumlah penumpang. /Dok. MRT Jakarta

 

POSJAKUT -- Kondisi perekonomian yang mulai berangsur pulih terjadi di Jakarta, meski pandemi belum berakhir.

Hal ini membuat semua berbenah dan mengupayakan kembali geliat ekonomi tumbuh dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya PT Moda Raya Transportasi (MRT)  Jakarta yang mulai meningkatkan operasional armadanya sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melonggar.

Baca Juga: Perluas Vaksinasi, Dinas Kesehatan DKI Sasar 900 Ribu Anak Usia 6--11 Tahun

MRT mencatat selama November 2021, jumlah penumpang MRT mencapai titik tertinggi sepanjang tahun 2021.

Dalam diskusi daring di Jakarta Selasa 30 November 2021, Direktur Utama PT MRT William Sabandar mengatakan pada November, rata-rata terdapat 30.101 orang per hari yang naik kereta MRT bernama Ratangga ini.

Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 596 persen dibanding penumpang pada Juli 2021, yaitu rata-rata 4.324 orang per hari.

Baca Juga: MK Putuskan UU Cipta Kerja Harus Diperbaiki, PKS: Harusnya Inkonstitusional Tanpa Syarat

William menilai jumlah itu menandakan masyarakat sudah mulai memberikan kepercayaanya kepada transportasi public sebagai sarana untuk beraktifitas.

Tercatat tren penumpang kereta sejak Januari-Juni 2021 naik. Jumlah penumpang pada Januari mencapai 13.694 orang hingga Juni sebanyak 22.686 orang.

Namun gelombang ke dua covid pada Juni lalu menganjlokkan kembali jumlah penumpang MRT dimana Pemprov DKI memperketat masyarakat untuk keluar rumah. "Sejak Juli kami mengalami penurunan sangat drastis," ujar dia.

Kini Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Jakarta berstatus Level 2. Status tersebut naik dari sebelumnya Level 1.***

Editor: Fenty Ruchyat

Tags

Terkini

Terpopuler