Penemuan Baru! Ilmuwan Harvard Membuat Ikan Biohibrida dengan Jantung Manusia

- 11 Februari 2022, 20:30 WIB
Ikan Biohibrida dengan Jantung Manusia
Ikan Biohibrida dengan Jantung Manusia /Michael Rosnach, Keel Yong Lee, Sung-Jin Park, Kevin Kit Parker

POSJAKUT - "Ketertarikan saya pada penyakit jantung anak," kata Kit Parker, bioengineer Harvard dan peneliti utama proyek ikan biohibrida baru yang menggunakan sel jantung manusia untuk meniru fisika jantung yang memompa untuk berenang secara mandiri.

“Mendorong saya untuk membuat jantung yang direkayasa jaringan untuk anak sakit yang lahir dengan jantung yang cacat. Tapi saya tidak bisa menaruh hati itu pada anak yang hidup tanpa pernah mengujinya sendiri.”

Cara untuk mengujinya, menurut penemuan Parker, adalah dengan membangun biohibrida laut yang dapat menunjukkan apakah kultur sel-sel jantung yang direkayasa benar-benar dapat berdetak dan berfungsi seperti jantung alami yang seharusnya.

“Biohibrida” pada dasarnya berarti kombinasi sel hidup dengan bahan sintetis, terbuat dari bahan hidup, tetapi berfungsi kurang lebih seperti perangkat atau bagian dari teknologi baru.

Baca Juga: Premiere Pro 22.2 Segera Rilis, Adobe Meningkatkan Performa Encoding 13 Kali Lebih Cepat

Beberapa tahun yang lalu, Parker terpikirkan untuk merevolusi teknologi jantung setelah merasa frustrasi dengan teknik terapi jantung saat ini yang ia nilai kurang efektif.

"Mereka (terapi jantung) sepertinya solusi yang sangat buruk, seolah-olah ada sesuatu yang kita selama ini salah paham tentang jantung," katanya.

Suatu ketika, ia pernah membawa putrinya yang masih balita ke Akuarium New England, dan terinspirasi oleh ubur-ubur. "Saya melihatnya, dan berpikir 'hewan itu memompa! terlihat seperti pompa jantung,'" katanya.

Mekanisme tubuh ubur-ubur yang bergerak seperti memompa menjadi ide dasar dari proyek besarnya tersebut. Parker kemudian berpikir bahwa ia mampu merekayasanya.

Akhirnya, ia dan timnya membuat ubur-ubur biohibrida yang berenang menggunakan sel jantung yang berasal dari tikus. Setelah berhasil, Parker beserta tim akan lanjut bereksperimen dengan ikan pari biohibrida yang dibuat lagi dengan sel jantung tikus.

Baca Juga: Puluhan Satelit SpaceX Hancur Diterjang Badai Geomagnetik Berupa Muntahan Plasma dari Matahari

Proyek itu akhirnya mengarah pada ikan biohibrid dengan jantung manusia yang diresmikan hari ini, Jumat 11 Februari 2022, di sebuah makalah baru yang diterbitkan di Science. Ikan yang dijadikan bahan uji coba ialah ikan zebra, disebabkan kulitnya yang transparan.

Tubuh ikan hibrida tersebut terbuat dari lima lapisan berbeda: sebaris jaringan otot jantung yang berasal dari sel induk manusia; lapisan kertas kaku yang dibuat menggunakan laser; lapisan gelatin, lapisan kertas lain, dan lapisan terakhir jaringan otot.

Saat satu sisi sel jantung sirip berkontraksi, sisi lainnya meregang, dan begitupun sebaliknya. Siklus ini menyebabkan sirip ekor bergerak maju mundur dan mendorong ikan maju secara mandiri.

“Ini adalah prinsip yang dipinjam dari hati manusia,” kata Parker. “Dan hal yang menakjubkan adalah bahwa ini bergerak dengan sendirinya. Ikan itu berenang lebih cepat dari apa pun yang pernah kami buat. Dan mampu hidup lebih lama,"

”Berlangsung sekitar 108 hari sebelum tim akhirnya menghentikan eksperimen. Ikan biohibrida sebenarnya belajar berenang lebih efisien dan menunjukkan ritme yang lebih baik dari waktu ke waktu."***

Editor: Abdurrauf Said

Sumber: The Daily Beast


Tags

Artikel Rekomendasi

Terkait

Terkini

x